Salah satunya adalah karya seni yang tercipta dari 1500 potongan kayu usang dan tak terpakai diambilnya dari sebuah kuil berusia 400 tahun. Karya seni instalasi tersebut berjudul 'Wang Family Ancestral Hall' yang merenungkan persoalan antara tradisi dan modernitas.
"Pameran yang bekerja sama dengan Tang Contemporary Art merupakan pameran tunggal pertama Ai di negara asalnya dan menampilkan perkembangan proyek seni dari Ai selama 4 tahun dilarang bepergian ke luar negeri," kata kurator Cui Cancan, dilansir berbagai sumber, Rabu (25/11/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia melanjutkan jika pameran tersebut menjelajahi seluk beluk dari proses berkesenian Ai WeiWei. Seperti simbol sneakers Nike yang menggantung di salah satu sudut, instalasi tentang candi, lampu norak yang besar, maupun instalasi naga tua berdampingan dengan lampu tradisional 'Dragon Lantern and Bench'. Selain itu, biji bunga matahari Ai yang pernah dipamerkan di Inggris juga dipajang di ruangan terpisah.
Cui Cancan mengungkapkan karya-karya yang ditampilkan tidak hanya memiliki dua unsur kebudayaan. "Tapi jika diamati lebih dalam lagi akan ada banyak visual yang ditampilkan Ai WeiWei," tuturnya.
Baca Juga: Novel Terbaru John Grisham Masuk Daftar Terlaris di Amerika
Perjalanan pameran tunggal Ai WeiWei di Beijing juga melalui proses panjang. Sebelum dibuka, eksibisi tersebut harus mendapatkan persetujuan dari pemerintah. Pembukaan yang dijadwalkan tanggal 6 Juni lalu juga harus diundur, karena dua hari sebelumnya terdapat unjuk rasa protes Tiananmen.
Namun, Galleria Continua bersama Tang Contemporary Art menyiasatinya hingga pameran tetap berlangsung sampai 6 Desember mendatang!
(tia/tia)











































