Lukisan tentang Air Jadi Satu-satunya di Jakarta Biennale 2015

Jakarta Biennale 2015

Lukisan tentang Air Jadi Satu-satunya di Jakarta Biennale 2015

Tia Agnes Astuti - detikHot
Rabu, 18 Nov 2015 18:15 WIB
Lukisan tentang Air Jadi Satu-satunya di Jakarta Biennale 2015
Dok.Tia Agnes/ detikHOT
Jakarta - Tengoklah karya-karya seni yang dipajang di festival seni kontemporer Jakarta Biennale 2015. Hanya ada tiga lukisan dua dimensi karya seniman Aceh Iswadi Basri.

"Lukisan Iswadi jadi satu-satunya lukisan yang dipajang di Jakarta Biennale sekarang," ujar kurator Putra Hidayatullah, di Gudang Sarinah, belum lama ini.

Baca Juga: 'Menolak Jawai, Bukan Jawa'

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lukisan pertama Iswadi adalah 'Menjamu Tamu', 'Konferensi Air', dan 'Robot Kapitalis'. Melalui kanvas yang masing-masing berukuran 140 x 290 sentimeter tersebut mencoba berbicara tentang komersialisasi air. Seperti di 'Menjamu Tamu', dia mempertanyakan air tanah itu milik siapa.

Sedangkan di karya kedua yang menampilkan seekor lalat besar berbentuk robot sedang mengisap bumi yang gersang. "Ini metafora bagi orang-orang yang mengisap hasil alam, termasuk air," ungkapnya.

Masih membicarakan isu yang sama, Iswadi juga menampilkan sebuah gelas yang besar dan bumi yang bertengger di sisinya. Tak jauh dari gelas, ada ekor lalat mengisap air yang tumpah.

Iswadi merupakan seniman kelahiran Pidie 1977 silam yang kini aktif di salah satu sanggar lukis bernama Apotek Wareuna. Iswadi pernah meraih penghargaan anugerah seni tahunan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kota Banda Aceh. Festival seni Jakarta Biennale 2015 masih berlangsung sampai 17 Januari 2016!

(tia/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads