Jakarta Biennale 2015 Rilis Buku 'Seni Rupa Kita' Desember Mendatang

Jakarta Biennale 2015

Jakarta Biennale 2015 Rilis Buku 'Seni Rupa Kita' Desember Mendatang

Tia Agnes Astuti - detikHot
Kamis, 12 Nov 2015 07:25 WIB
Jakarta Biennale 2015 Rilis Buku Seni Rupa Kita Desember Mendatang
Jakarta - Festival dua tahunan Jakarta Biennale kembali digelar untuk publik pada 14 Desember 2015 sampai 17 Januari 2016. Salah satu program terbarunya yang berbeda dari festival sebelumnya dan akan terus dikembangkan yakni program edukasi publik 'Seni Rupa Kita'.

Pada Desember mendatang, program ini akan menerbitkan buku berjudul 'Seni Rupa Kita' yang berisi pemahaman mendasar mengenai seni rupa untuk remaja. Direktur Eksekutif Yayasan Jakarta Biennale Ade Darmawan dalam temu media mengatakan program ini menjadi tantangan terbaru.

"Sebenarnya Jakarta Biennale punya kepentingan khusus soal edukasi. Biennale memang banyak di mana-mana, tapi model apa yang baik dengan sistem seperti ini dan kami mengambil sisi peran seni rupa di masyarakat," katanya di Gudang Sarinah, Jalan Pancoran Timur II Jakarta Selatan, Rabu (11/11/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nantinya, dalam buku yang bisa dijadikan rujukan bagi pelajar, orang tua, dan guru akan berisi pengetahuan tentang seni rupa. Apa itu seni rupa, medium apa saja yang ada di seni rupa, profesi seniman, sejarah-sejarahnya, dan sebagainya.

Buku tersebut akan disebarkan ke berbagai sekolah dan dapat diakses publik dengan cara mengunduhnya di laman situs jakartabiennale.net. Selain itu, penyelenggara Jakarta Biennale juga akan mengundang remaja yang terdiri dari 17 pelajar di 9 Sekolah Menengah Atas (SMA) untuk menjadi 'Duta Seni'.

"Menurut kami, anak-anak SMA ini periode yang memang harus diajarkan apa itu seni rupa. Dan penting diajarkan karena kesenian itu berhubungan dengan pengalaman dan pengetahuan," lanjut Ade.

Lewat program edukasi publik peluncuran buku 'Seni Rupa Kita' dan 'Duta Seni' diakui Ade akan menjadi langkah awal yang berkelanjutan. Ke depannya, Jakarta Biennale 2015 juga akan mengadakan 'Curators Lab' yang mengundang kurator muda dari berbagai kota di Indonesia. Serta 'Simposium dan Akademi Maju Kena Mundur Kena (MKMK) yakni program mengolah potensi pendidikan yang digelar 16-30 November 2015.

(tia/dal)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads