Dilansir dari Independent, Senin (9/11/2015), inspirasi di balik 'Winnie the Pooh' itu tak hanya soal asalnya dari Kanada tapi juga berasal dari seekor beruang perempuan. Buku berjudul 'Finding Winnie: The True Story of the World’s Most Famous Bear' diterbitkan ulang pada 20 Oktober lalu. Penulis Lindsay Mattick dan Sophie Blackall menulisnya tahun lalu.
Beruang kecil ini diselamatkan oleh dokter hewan Kanada, Harry Colebourn yang tengah menyelamatkan seekor kuda saat Perang Dunia Pertama. Setelah perang, dokter tersebut membawa beruang hitam ke kampung halamannya di kota Winniepeg lalu dipelihara oleh Kebun Binatang London.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di mana, di kehidupan nyata, anak kecil laki-laki bernama Christopher Robin kerap mengunjungi beruangnya. Christopher Robin sangat terpikat dengan beruang tersebut.
Kemudian, beruangnya diberikan nama Winnie, sesuai dengan nama kampung halaman Colebourn. Ayah Robin adalah A.A.Milne, penulis bagi karakter 'Winnie the Pooh' yang memikat generasi dewasa dan anak-anak.
Selain itu, Winnie dalam buku yang ditulis A.A Milne kerap memegang buku di bawah pohon. Tapi ternyata ia tidak bisa membaca. Salah satu inspirasi dari buku-buku 'Winnie the Pooh' itu terungkap dalam buku Mattick.
(tia/tia)











































