Ingat dengan karya seni bunga poppies berwarna merah yang menghiasi sebuah kastil di London tahun lalu? Kini, sebuah website jual-beli memperdagangkan karya seni dengan harga sekitar Rp 528 ribu.
Seniman penciptanya Paul Cummins mengungkapkan kecewa karena karyanya dijual murah. Ketika bunganya dijual untuk dibeli, semua hasil bersihnya disumbangkan ke enam yayasan amal, termasuk Help for Heroes dan Royal British Legion.
Baca Juga: 8 Komunitas Seni Ikut Meriahkan Biennale Jogja XIII
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tidak menganggu perdagangan individu kecuali iklan yang diduga ilegal atau berpotensi membuat pelanggan berisiko," katanya.
Sedangkan, seniman yang menciptakannya mengatakan kepada BBC London bahwa bunga popies dijual untuk keuntungan pribadi. "Kadang-kadang dijual dengan nilai tinggi tapi kadang malah murah. Ini benar-benar mengecewakan!"
Karya seni instalasi berjudul 'Blood-Swept Lands and Seas of Red' menarik lebih dari lima juta pengunjung di Menara London, tahun lalu. Sebanyak 888.246 tangkai bunga menyimbolkan kematian dari seorang tentara Inggris saat Perang Dunia Pertama.
(tia/ron)











































