PBB Desak Qatar Bebaskan Penyair yang Dibui 15 Tahun

PBB Desak Qatar Bebaskan Penyair yang Dibui 15 Tahun

Tia Agnes Astuti - detikHot
Kamis, 22 Okt 2015 11:10 WIB
PBB Desak Qatar Bebaskan Penyair yang Dibui 15 Tahun
Jakarta - Lembaga Hak Asasi Manusia PBB mendesak pemerintah Qatar agar membebaskan penyair yang dipenjara sejak 2013 lalu. Penyair bernama Ajami, 39 tahun, terancam bui selama 15 tahun karena puisinya yang mengkritik pemerintah.

Dilansir dari Reuters, Kamis (22/10/2015), perwakilan dari PBB David Kaye mengatakan penangkapan dan penahanan atas Mohammed al-Ajami di bulan Oktober 2013 itu tidak sesuai dengan hak asasi manusia.

Simak: Puluhan Patung Akan Hiasi Ruang Publik Yogyakarta

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Semata-mata karena persoalan beda pendapat dari pemerintahan monarki karena ia mengkritik putra mahkota negara," katanya.

Awalnya, Ajami dijatuhi hukuman penjara seumur atas tuduhan penghasutan dan rencana penggulingan rezim yang tengah berkuasa. Lalu, hukumannya dikurangi menjadi 15 tahun.

Baca Juga: Gara-gara Lukisan Fidel Castro, Street Artist El Sexto Bebas dari Bui

Ajami dihukum lantaran puisinya yang memuji pemberontakan di Tunisia pada 2011 lalu. Ia juga mengkritik gaya hidup dari putra mahkota negara.



(tia/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads