Protes tersebut diselenggarakan oleh kelompok yang menamakan dirinya 'Renoir Sucks At Painting Movement' yang mengatakan pekerjaan impresionis tersebut tak pantas berada di dalam galeri. Serta menuntut agar galeri segera menurunkan lukisan tersebut.
Simak: Komikus Hajime Isayama Ungkap Rahasia Sukses Manga 'Attack on Titan'
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para pengunjung yang lewat dari depan galeri justru kebingungan dengan aksi demonstran. "Saya melihat protes mereka pertama kali di Instagram," ucapnya, seperti dilansir dari Huffington Post, Selasa (20/10/2015).
Baca Juga: Bienal Sastra Salihara 2015 Ditutup Akhir Pekan Ini
Pengamat seni Genevieve Medici Martin mengatakan aksi yang dilakukan anti-Renoir wajar jika dilakukan. "Guru sejarah seni saya mengatakan Renoir adalah pelukis yang menyebalkan. Karya-karyanya tidak mencerminkan seni rupa dan jauh dari pakem," ucapnya.
Renoir adalah pelukis Prancis yang terkenal dengan gerakan impresionisme. Karya-karya awalnya yang biasanya snapshot impresionis kehidupan nyata, penuh warna berkilau dan cahaya.
(/)











































