Juli lalu, Tiongkok mengembalikan paspor Ai WeiWei yang ditahan selama empat tahun. Saat konferensi pers, Ai ditanya awak media apakah keputusannya pameran di Inggris dapat mengganggu otoritas Tiongkok.
"Saya bertemu semua duta besar di Beijing, dari Amerika Serikat, Jerman, Kanada, Australia, bahkan Prancis. Tapi entah kenapa saya tidak pernah bisa bertemu Duta Besar Inggris," tuturnya, seperti dilansir dari Guardian, Senin (14/9/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, negara-negara tersebut menolak menyentuh isu-isu yang berkaitan dengan aktivitas politik di negara asalnya. Beberapa waktu lalu, ia pernah berbicara di telepon dengan Duta Besar Inggris Barbara Woodward dalam perjalanan ke Munich.
"Saya menolak untuk membatalkan pameran dan terlihat sekali ia tengah terburu-buru, sehingga saya tidak bisa menyakinkannya," ucapnya.
Otoritas Inggris mengklaim bahwa alasan mereka menolak visanya karena formulir aplikasi yang tercantum soal pidana dari Tiongkok ketika 2011 silam. Namun, sehari kemudian ia berhasil mendapatkan izin untuk menggelar pameran sekaligus visa kunjungan ke Inggris.










































