Terpidana Mati di Amerika Gelar Pameran Seni Jelang Eksekusi

Terpidana Mati di Amerika Gelar Pameran Seni Jelang Eksekusi

Tia Agnes Astuti - detikHot
Senin, 14 Sep 2015 15:08 WIB
Terpidana Mati di Amerika Gelar Pameran Seni Jelang Eksekusi
Dok.Huffington Post
Jakarta - Narapidana yang tinggal di dalam tahanan punya cara sendiri untuk merayakan kehidupannya. Jelang hukuman mati yang telah ditentukan, sekelompok seniman membuat tugu monumen seni dan memamerkan karya-karya hasil ciptaan mereka.

Berjudul 'Life After Death and Beyond', pameran itu menampilkan serangkaian tugu peringatan. Pengagas pameran, Robin Paris dan Tom Williams menempatkan empat karya narapidana.

"Mereka memiliki banyak yang mau dikatakan dan karya-karya mereka sangat indah," ungkapnya seperti dilansir dari Huffington Post, Senin (14/9/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca Juga: Fotografer Lithuania Memotret 500 Pintu Garasi Tua

Negara bagian Tennessee baru saja menjadwalkan 10 tahanan yang akan dihukum mati. Keputusan tersebut diumumkannya setelah mengeksekusi kurang dari 10 tahanan dalam waktu 50 tahun ini.

Paris dan Williams adalah pengajar seni di dalam tahanan. Program yang diajarkannya digunakan sebagai terapi dan mengajarkan nilai-nilai sosial.

"Kebanyakan dari mereka tidak suka membuat sesuatu tentang diri mereka sendiri. Tapi mereka ingin sekali membuat koneksi dengan dunia luar, kami kira ini adalah cara yang sangat cocok," ungkapnya.

Puluhan karya seni dipajang di halaman penjara Nashville, Tennessee. Empat di antaranya adalah karya terpidana mati.

(tia/mmu)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads