Dalam sebuah wawancara kepada Huffington Post, Kamis (3/8/2015), Nick Rindo yang juga ilustrator freelance menceritakan asal muasal menciptakan lukisan Bill Cosby. Saat itu, dirinya tengah mencari topik relevan bagi karyanya.
"Saya mengikuti perkembangan kasus Bill Cosby dan mendapatkan inspirasi untuk membuat lukisan ini. Saya pikir, Tuhan, saya harus segera melakukan ini," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa bagian wajah Cosby dicatnya di atas kanvas namun beberapa lainnya disusun dari biji canola. "Saya selipkan juga kata 'rapeseed' di bawah lukisan," tutur Rindo.
Namun, lukisan tersebut menarik perhatian publik dan tidak disukai. Alhasil, para pengunjung memprotesnya dan pegawai galeri pun memutuskan untuk menurunkan karya seni itu ajang bergengsi Minnesota State Fair.
Simak: Penulis Korea Utara Sampai Palestina Juga Tampil di UWRF 2015
Menanggapi aksi penyelenggara, ia berkomentar. "Saya berharap mereka tidak membuangnya atau membakar lukisan Cosby," ucap Rindo.
"Saya percaya mereka hanya menyimpannya dalam gudang dan saya akan segera mendapatkannya ketika pameran atau kasus ini selesai. Bahkan banyak kolektor yang ingin membelinya," tutup Rindo.
(tia/ron)











































