Macetnya ibukota dan jalanan yang tidak berhenti bergerak menjadi pemandangan unik bagi mereka yang datang ke Jakarta. Salah satu fenomena ini menjadi highlight dari Festival seni OzAsia, Adelaide, Australia.
Serangkaian aksi seni kontemporer tersebut menjadi program yang ada di festival seni tahunan. Direktur OzAsia, Joseph Mitchell mengatakan lebih dari 270 seniman akan berpartisipasi.
"Indonesia menjadi fokus utama dari program tahun ini, termasuk fenomena jalanan Jakarta," ucapnya dilansir dari ABC, Selasa (11/8/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nantinya, penonton akan berjalan ke sebuah ruangan studio dan akan ada seseorang yang memohon minta uang. "Tapi ada seorang militer yang akan memeriksa KTP Anda, ada orang yang bernyanyi, pekerja bangunan, dan pemandangan seperti jalanan Jakarta," kata Mitchell.
Selain itu, budaya Jepang juga akan menjadi highlight dari festival seni Australia tersebut. Festival ini akan diselenggarakan dari 24 September sampai 4 Oktober 2015 mendatang.
Beberapa seniman yang berpartisipasi adalah Sidi Larbi Cherkaoui, Ryoji Ikeda, Meng Jinghui, dan Melati Suryodarmo. Sedangkan Teater Garasi asal Yogyakarta juga akan memulai debutnya di Australia.
(tia/mmu)











































