Para pelukis tersebut berasal dari lima kota yakni Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Surabaya, dan Jepara. Bertempat di Gedung C, Galeri Nasiona, pameran akan digelar pada 6 hingga 24 Agustus 2015. Dari seluruh peserta total akan dipamerkan sekitar 50 lukisan dan satu karya video art (3 Dimensi).
"Ini dapat dimaknai sebagai upaya mempertemukan dan berbagi rasa pengalaman kreatif antara para seniman abstrak dengan masyarakat luas," ucap kurator pameran Sulebar M. Soekarman, dalam keterangannya kepada detikHOT, Senin (3/8/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pameran Seni Lukis Abstrak di Indonesia telah diadakan 16 kali dan tak lagi bersifat lokal. Tapi para pelukis abtrak Australia, Amerika Serikat, Hongaria, Singapura, dan Belanda juga ikut serta.
"Ide dasar pameran ini adalah "pemandangan-jiwa" (soulscape) yang tentunya akan sangat bertolak belakang dengan pemandangan alam (landscape) atau pemandangan laut (seascape) ataupun lainnya yang mengangkat sesuatu yang kasat mata," lanjutnya.
Para seniman yang berpartisipasi di pameran Lukisan Abstrak 'SOULSCAPE IN PROGRESS #2' adalah Ade Artie, Agus Budiyanto, Amlan Maladi, Andi Suandi, Ar. Soedarto, nBibiana Lee, Elisha, Gogor Purwoko, Krishna Eta, Nobon dari Jakarta. Kemudian, Yogyakarta ada 6 pelukis, yakni Aming Prayitno, AT. Sitompul, Dedy Sufriadi, Netok S. Rusnoto S, NunungWS, Sulebar M. Soekarman. Dari Bandung, Freddy Sofian dan Eddy Hermanto. Surabaya satu orang yakni Makhfoed. Serta Jepara yakni Utoyo Hadi.
(tia/mmu)










































