Sejak remaja, seniman Dwayne Szot tahu apa yang akan dilakukannya ketika menjadi dewasa. Bukan hanya berprofesi sebagai pelukis, tapi ia mencoba membuat alat melukis bagi anak-anak penyandang cacat.
Alat yang diciptakannya terbilang unik. Szot membuat kursi roda agar bisa diduduki dan digunakan untuk melukis. Di depan kursinya, terdapat dua kabel dengan dua tempat sebagai area cat. Dalam sebuah wawancara kepada Huffington Post, seperti dilansir detikHOT, Jumat (24/7/2015), ia mengatakan dirinya bukan seorang pelukis biasa.
"Saya besar dengan pola pikir bahwa saya tidak ingin menjadi seniman yang memajang lukisan di galeri atau museum," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terpopuler: Protes Penghargaan untuk Charlie Hebdo, Salman Rushdie Angkat Bicara
Impian yang terinspirasi dari saudara angkatnya yang juga penyandang cacat itu pun akhirnya terwujud. Kini, ia membawa kebahagian bagi anak-anak untuk mengekspresikan diri dengan seni.
"Apa yang saya lakukan di studio dan membuat alat ini penuh dengan pengalaman luar biasa. Ini bukan soal alat saja tapi kesempatan bagi mereka untuk menikmati hidup," tutup Szot.
Informasi mengenai alat dan karya seni lainnya dari Szot dapat dilihat di situs resminya http://www.zotartz.com/.
(tia/ron)











































