Kontroversi 'Go Set a Watchman', Harper Lee Angkat Bicara

Kontroversi 'Go Set a Watchman', Harper Lee Angkat Bicara

Tia Agnes Astuti - detikHot
Jumat, 10 Jul 2015 13:36 WIB
Kontroversi Go Set a Watchman, Harper Lee Angkat Bicara
Dok.Daily Mail
Jakarta - Satu per satu fakta terungkap mengenai novel terbaru Harper Lee 'Go Set a Watchman'. Setelah kabar kebohongan mengenai penemuan buku kelanjutan dari 'To Kill a Mockingbird' yang sudah terlebih dahulu ditemukan oleh pengacara Lee, Tonja Carter.

Ada kabar terbaru lagi menjelang perilisan 14 Juli mendatang. Lee dikabarkan makan siang bersama dengan kawan dekatnya dan juga Direktur Departemen Pariwisata Alabama Lee Sentell. Di pertemuan tertutup 30 Juni lalu, Lee membantah kontroversi selama ini. Apakah benar ia menyetujuinya?

"Tentu saja Harper Lee mengijinkan bukunya diterbitkan. Jangan konyol," ucap Lee, seperti ditirukan oleh Lee Sentell.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca Juga: 6 Tahun Tertutup ke Publik, Akhirnya Harper Lee Muncul

Perkataan tersebut menghapus semua kontroversi yang terjadi antara Lee bersama pemerintah setempat. Sebelumnya, pemerintah Alabama sempat menginvestigasi kasus ini akibat laporan dari Tonja Carter. Tonja mengklaim penerbit HarperCollins menekan Lee agar mau menerbitkannya.

Sedangkan diklaim tanpa disadari mengiyakan bukunya naik cetak. HarperCollins mengumumkannya akan mencetaknya sebanyak 2 juta kopi pada Februari. Simpang siur ini juga disebabkan karena Lee mengalami kepikunan akibat usianya.

Kondisi kesehatannya pun makin lama menurun. Beberapa kali, wartawan mendatangi kediamannya namun ia bersikeras menolak wawancara. Lee juga tak ingin tampil di depan publik sebelum akhirnya pekan lalu makan siang bersama di sebuah restoran.

Seorang kawan Lee, Wayne Flynt tetap bersikukuh bahwa Lee tidak begitu yakin ingin menerbitkannya. "Aku tidak begitu yakin lagi, apakah ini yang terbaik," katanya menirukan perkatan Lee beberapa waktu lalu.

Simak: Hiii! Barang Bukti Misteri Jack the Ripper Dilelang Rp 42,4 M

Lee menulis 'Go Set a Watchman' pada 1950-an. Karyanya dianggap paling awal ditulis dari 'To Kill a Mockingbird' yang fenomenal di pasaran dan seluruh dunia. Kamis pekan lalu, Amazon mengumumkan novel Lee meraih posisi pertama terlaris. Fenomena ini mengalahkan 'Harry Potter and the Deathly Hallows' karya JK Rowling yang terbit 2007. Penerbit HarperCollins pun tengah mencetaknya sebanyak 2 juta kopi.

(tia/tia)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads