Seorang seniman jalanan asal Israel mengubah bangunan yang kosong dan terlantar jadi sebuah karya seni grafiti. Berbentuk gigi, karyanya menambah gemerlapan kawasan pelabuhan pinggir laut itu.
Dede menyelesaikan karyanya selama hampir setahun. Ia mengatakan karyanya yang paling terbesar dan tertantang untuk dibuat. "Tanpa ragu, saya katakan ini adalah grafiti terbesar yang pernah saya miliki dan sangat sulit dibuat," katanya dilansir dari Daily Mail, Jumat (19/6/2015).
Ketika malam mengerjakannya, Dede sempat diterjang badai. "Sedangkan saya harus menggunakan tangga tinggi."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, grafitinya tetap harus diselesaikan karena ia memiliki tujuan. "Akhirnya saya menyelesaikan gigi putih ini sepanjang sepuluh meter dan setinggi 30 meter," katanya lagi.
Gedung kosong tersebut tadinya adalah kelab malam Dolphinarium. Pada 1 Juni 2001 silam, terjadi bom bunuh diri yang mengerikan. Saeed Hotari, 22 tahun meledakkan dirinya di luar kelab malam dan menewaskan 21 remaja Israwel serta empat orang dewasa. Peristiwa itu terjadi diduga terkait dengan kelompok militan Islam Palestina, Hamas.
(tia/ron)











































