ADVERTISEMENT

Patung Raksasa 'Vagina' Di Depan Istana Prancis Tuai Kontroversi

Tia Agnes Astuti - detikHot
Selasa, 09 Jun 2015 09:46 WIB
Karya Anish Kapoor (Dok.BBC)
Jakarta -

Patung berukuran raksasa karya pematung Inggris Anish Kapoor tengah diperbincangkan publik di Prancis. Karena karya seni berbentuk 'vagina' tersebut menuai kritik tajam dan pujian di saat bersamaan.

Ia memajangnya di depan pekarangan Istana Versailles Prancis. Dalam sebuah wawancara patung berjudul 'Dirty Corner' itu adalah sebuah simbol Ratu sedang menuju kepada kekuasaan. 'Ratu' tersebut disimbolkannya dengan 'vagina'.

Namun, Anish langsung membantahnya lagi dan membuka banyak interpretasi. Seperti diketahui, Istana Versailles adalah kediaman dari Ratu Prancis Marie Antoinette, permaisuri dari Raja Louis XVI di abad ke-18.

Baca Juga: Lukisan I Nyoman Masriadi Laku Rp 4,5 Miliar di ART|JOG|8

Akibat karya seni Anish, wisatawan dari berbagai penjuru dunia mengecamnya. "Ketika Anda datang ke Versailers, yang diharapkan adalah karya klasik Prancis atau patung besar para dewa Romawi. Tapi ini sangat kotor dan jorok," ungkap Megan, turis dari Amerika Serikat.

Anish mengatakan karyanya memang memiliki banyak penafsiran. "Saya rasa setiap orang punya pengalaman masing-masing, termasuk yang terkait dengan tubuh bagian bawah," klaimnya.

Seniman peraih Turner Prize di Inggris ini sudah mendapatkan pengakuan internasional. Karyanya yang terkenal adalah di Orbital Tower di Taman Olimpiade, London.

Tak hanya patung raksasa vagina saja, tapi Anish juga memasang cermin besar dan dinding yang dilukis. Dinding tersebut seakan rusak oleh tembakan meriam.



(tia/tia)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT