Muralnya dilukisnya di salah satu ruang hijau di Istanbul yang didemonstrasi untuk dibangun pusat perbelanjaan. Protes dimulai dengan upaya penghentian buldoser yang akan meratakan Gezi Park.
Protes meledak pada akhir Mei 2013 lalu dan kini untuk memperingatinya seniman berusia 46 tahun itu membuat sebuah mural.
"Orang-orang seperti berada di bawah tekanan. Gezi menjadi ikon yang sempurna di kota ini," ucapnya dilansir Reuters, Senin (1/6/2015).
Baca Juga: Grafiti 'Malaikat Maut' Banksy di Dermaga Dipindahkan ke Museum
Gezi pun menjadi ruang terbuka bagi komunitas seni dan telah berlangsung lama. Ozay menyapukan warna-warna yang cerah di karya seninya yang terbilang raksasa. Salah satunya adalah satu obyek yang menampilkan wanita dalam gaun merah terkena air gas.
Dalam protes tersebut setidaknya ada 7 orang tewas. Serta ada 3 juta rakyat Turki untuk demonstrasi. Ia memulai proyeknya sejak satu tahun lalu dan baru selesai beberapa waktu lalu.
"Saya tidak khawatir dituntut karena seni diberikan lisensi yang lebih besar di dunia dan menjadi bagian lain dari protes," katanya.
(Tia Agnes Astuti/Tia Agnes Astuti)











































