Awal Januari lalu, pemerintah Chili membuka lagi penyelidikan atas kematiannya. Namun, sejak dua tahun lalu penyelidikan ulang sudah dilakukan meski tidak menemukan hasil apa pun.
Akhir Mei ini, titik terang ditemukan pada kasus kematian Neruda. Neruda tak hanya meninggal dunia karena penyakit yang dideritanya yakni kanker prostat.
Bagaimana misteri kematian Penyair terbesar di abad ke-20 sekaligus peraih Nobel Sastra pada 1971? Berikut kronologinya, seperti dirangkum detikHOT, Senin (1/6/2015):
Juni 2011
|
|
Saat itu, ia beberapa kali memberikan kritik terhadap militer yang disebutnya mengkhianati negara. Selain kasus Neruda, makam Presiden Allende digali kembali atas perintah hakim yang sama. Ia diduga dibunuh oleh tentara yang menyerang istana presiden ketika terjadi kudeta, bukan bunuh diri seperti yang dipercaya masyarakat.
Februari 2013
|
|
Jasad Neruda dimakamkan bersisian dengan makam istrinya, Matilde Urrutia di Isla Negra yang terletak sekitar 120km dari Santiao, ibu kota Cile.
April 2013
|
|
November 2013
|
|
Neruda, yang tewas dalam usia 69 tahun, merupakan sahabat Presiden Salvador Allende, yang digulingkan militer.
"Tidak ada jejak zat kimia yang ditemukan", kata Patricio Bustos, Direktur Badan Forensik Chili.
Januari 2015
|
|
Mei 2015
|
|
"Dua di antaranya sebagai penyebab kanker prostat," ucap salah satu ahli panel.
Sedangkan protein ketiga masih belum diketahui dan tengah dalam tahap penyelidikan. "Kami akan memeriksa bukti lebih lanjut, sementara analisis genomik masih tertunda."
Halaman 2 dari 7











































