detikHot

art

Walet Dance Company Pentaskan Tari 'Tangloung Nanggroe Budaya Bangsa'

Senin, 01 Jun 2015 07:20 WIB Tia Agnes Astuti - detikHot
Dok.Galeri Indonesia Kaya Dok.Galeri Indonesia Kaya
Jakarta - Walet Dance Company yang lahir atas prakarsa para alumni dan mahasiswa Program Studi Seni Tari-Fakultas Seni Pertunjukan Instut Kesenian Jakarta (IKJ) menampilkan karya terbarunya. Kali ini, tari tradisional Aceh dipentaskan akhir pekan lalu di auditorium Galeri Indonesia Kaya (GIK)

Pada pementasan kali ini, tarian yang akan dibawakan adalah 'Tari Seudati Inong' yang merupakan tarian kebanggaan masyarakat Aceh dan dibawakan delapan orang wanita. Tari kedua adalah Saman yang sudah populer di Tanah Air.

Tari yang ketiga adalah Rampai Aceh yang merupakan tarian hasi8l eksplorasi gerak dan penggabungan dari tari Seudati, Pho, Laweut, dan Ratoeh Deuk.

Ketiga tarian ini diiringi oleh pantun dan alat musik tradisional Aceh di antaranya rapa'i, genderang, sarunai kale, dan juga melakukan 'dike' atau dzikir.

Pendiri Walet Dance Company Marzuki Hasan mengatakan kelompok tarinya ingin mengenalkan tari tradisi Aceh agar makin dikenal masyarakat. "Kami juga mengenalkan makna dari setiap tarian yang berasal dari Aceh ini," katanya.

Kelompok tari yang berdiri pada 7 Juni 2003 ini sepanjang proses berkeseniannya menciptakan karya seni dan juga mengajar di instansi pemerintah dan sekolah.




(Tia Agnes Astuti/Tia Agnes Astuti)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com