Irak Gelar Pameran Karya Seni di Venice Biennale 2015

Irak Gelar Pameran Karya Seni di Venice Biennale 2015

- detikHot
Jumat, 24 Apr 2015 11:25 WIB
Irak Gelar Pameran Karya Seni di Venice Biennale 2015
Jakarta - Paviliun Irak untuk pertama kalinya akan memamerkan karya seninya di pameran seni rupa terbesar di dunia, Venice Biennale ke-56. Ruya Foundation dari budaya kontemporer Irak mengumumkannya awal bulan ini.

Dikuratori direktur artistik dari Museum Seni Kontemporer di Ghent, Belgia, Phillipe van Cauteren itu akan menampilkan lima seniman kontemporer Irak. "Karya seni akan menceritakan soal kelangsungan hidup, pencatatan, terapi, keindahan, dan menyoroti ketegangan artistik selama perang," ungkap Tamara Chalabi dari Ruya Foundation dilansir dari Artnews, Jumat (24/4/2015).

Baca Juga: Terancam Batal, Patung 'Trokomod' Akhirnya Berkibar di La Biennale Venesia

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nantinya, ia menjanjikan juga akan ada karya seni soal munculnya ISIS. "Mengingat adanya ISIS menghancurkan situs sejarah dan artefak di Hatra, Nimrud, Niniwe, dan Museum Mosul," ujarnya.

Perayaan karya seni Irak ini dijanjikannya akan menjadi perhelatan meriah sekaligus berbagi pengetahuan tentang Irak. "Apakah kata 'kontemporer' bisa digunakan untuk bangsa yang tidak memiliki infrastrujtur budaya yang berkembang baik."

Para seniman yang berpartisipasi adalah seniman Rabab Ghazoul (Wales), keramikus dan pematung Salam Atta Sabri (Baghdad), dan pelukis Haider Jabbar (Turkey). Serta dua orang fotografer bernama Latif Al Ani (Baghdad) dan Akam Shex Hadi (Kurdiastan Irak).

(tia/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads