Pengagasnya adalah Abdi Sadrax, Dado Wacki, dan Robo Wobo. Festival yang digelar akhir pekan lalu tersebut melibatkan seniman-seniman yang ada di kota tersebut.
"Kami melibatkan 25 seniman atau kru yang ada di Tangerang," ucap Robo Wobo kepada detikHOT belum lama ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seniman yang tergabung dalam kelompok Serrum itu juga menambahkan bahwa festival ini tidak hanya menampilkan mural dan grafiti saja. Tapi juga workshop cukil kayu, sablon on the street, dan bagi-bagi cat ke rumah warga sekitarnya.

Ide awal dari Tangerang Street Art Festival (TSAF) ini adalah mengubah image dan aksi mencoret tembok tidak buruk. "Oleh karena itu momennya berbarengan dengan ulang tahun kota Tangerang," ungkapnya.
Sebagian karya mural dan grafiti yang dibuat membahas soal budaya dan kebiasan yang menjadi ciri khas dari Tangerang. Seniman yang tergabung di antaranya D+K, Dhado Wacky, Shano & Ciml, Yayat Lesmana, Edi Bonetsky, Ukhz, TSAF, dan Pamumingsolam.
(tia/mmu)










































