Bikin Grafiti di Batu, Seniman Jalanan Ini Dianggap Rusak Taman Nasional

Bikin Grafiti di Batu, Seniman Jalanan Ini Dianggap Rusak Taman Nasional

- detikHot
Selasa, 03 Mar 2015 15:55 WIB
Bikin Grafiti di Batu, Seniman Jalanan Ini Dianggap Rusak Taman Nasional
Jakarta - Kepada para seniman jalanan harap berhati-hati dengan karya seni yang akan dibuat. Beberapa waktu lalu, seniman jalanan Andre Saraiva mem-posting foto grafiti di atas batu di sebuah taman nasional.

Batu tersebut diduga berada di dalam kawasan konservasi Joshua Tree National Park, California, Amerika Serikat. Keterangan fotonya berbunyi, "#mrA Rock!"

Seperti dilansir dari Huffington Post, Selasa (3/3/2015), seniman tersebut membuat grafiti gaya tagging di atas batu tersebut. Sontak para pengikutnya berkomentar negatif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca Juga: Teuku Rifnu Wikana Perankan Dokter yang Selamatkan Kota di Teater 'Subversif'

Namun, Saraiva menanggapi batu tersebut bukan milik taman nasional. "Saya tidak tahu apakah benar batu itu di taman nasional. Tapi kalau seorang seniman jalanan setenar itu melukis di alam tanpa izin, seharusnya ia tidak boleh melakukannya," katanya.

Tahun lalu, seniman grafiti asal New York Casey Nocket terbukti bersalah dengan tindakan serupa. Ia membuat grafiti di berbagai konservasi situs alam seperti Yosemite, Crater Lake, Grand Canyon, Death Valley, Sewuoia, Kings Canyon, Joshua Tree, Sion, Rocky Mountain, dan Bryce National Parks.

Hingga kini pihak Joshua Tree National Park belum menanggapi karya seni tersebut. Namun, perwakilan pers Jennie Albrinck mengatakan vandalisme adalah permasalahan perbuatan bersalah.

"Vandalisme tampaknya menjadi masalah yang terjadi di Joshua Tree," ucapnya.

"Kami menjangkau masyarakat untuk membantu masalah ini. Kami ingin masyarakat menganggap membuat grafiti tagging di atas batu bukan seni. Itu vandalisme!" tambahnya lagi.

(tia/mmu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads