Namun, pihak bea cukai Amerika Serikat berhasil menyitanya. Lukisan yang berkedok paket itu bernilai Rp 370 ribu dan dikirim melalui paket pesawat antar negara.
Seperti dilansir dari BBC, Senin (2/3/2015), pihak berwenang Prancis mengatakan lukisan seharga US$ 2,5 juta tersebut dicuri dari ruang penyimpanan dan Pompidou Centre, Paris. Kehilangan tersebut terjadi pada November 2001 karena petugas galeri tidak berhasil menemukannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada seorang pria bernama Robert dengan alamat di Belgia mengirimkan lukisan minyak. Ada ucapan 'Selamat Hari Natal' dengan label kerajinan tangan atau mainan," ucap perwakilan pemerintah Prancis.
Lukisan buatan tahun 1911 tersebut merupakan koleksi dari Musee National d'Art Moderne. Terakhir kalinya dipajang di hadapan publik pada 1998 silam di Munich, Jerman.
(tia/ron)











































