Buku 'Mein Kampf' Hitler Diterbitkan Ulang di Jerman

Buku 'Mein Kampf' Hitler Diterbitkan Ulang di Jerman

- detikHot
Kamis, 26 Feb 2015 10:44 WIB
Buku Mein Kampf Hitler Diterbitkan Ulang di Jerman
Jakarta - Autobiografi Adolf Hitler 'Mein Kampf' akan diterbitkan ulang di Jerman pada 2016. Buku ini pertama kali terbit pada 1925 dan ditulis Hitler ketika berada di dalam penjara.

Di Indonesia sendiri buku ini diterjemahkan menjadi 'Perjuanganku'. Larangan penerbitan ulang ini diatur oleh pemerintahan negara Bavaria karena dianggap buku berbahaya. Namun akhir tahun lalu hak terbit 'Mein Kampf' yang dipegang Bavaria berakhir.

Baca Juga: Setelah 'Fifty Shades of Grey', Ini Novel Erotis yang Akan Diadaptasi ke Film

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Artinya, pemerintahan Jerman maupun penerbit mana pun memiliki wewenang dengan bebas untuk menerbitkannya ulang. Kabar ini disambut berbagai kontroversi.

Dilansir dari Washington Post, Kamis (26/2/2015), sebagian masyarakat Jerman mengklaim penerbitan ulang buku tersebut dengan tujuan akademik. Tapi, sebagian lainnya justru terkejut.

Salah satunya dari juru bicara forum Yahudi untuk demokrasi dan melawan anti-semitisme, Levi Salomon. "Saya menentang penerbitan ulang 'Mein Kampf'. Dapatkah Anda belajar dari seorang Hitler?" ujarnya.

Baca Juga: Beng Rahadian Ngobrol Komik di Leipzig Book Fair 2015

Nantinya, 'Mein Kampf' akan tersedia secara online di negara-negara seperti Amerika Serikat, India, dan Yunani. Rencananya, buku Hitler yang diterbitkan ulang oleh Institute of Contemporary History ini akan tersedia secara fisik dua tahun lagi. Sejak 2012 lalu, institut yang berbasis di Munich ini sudah menyiapkan tim akademisi untuk penerbitan ulang.

'Mein Kampf' sendiri berbicara tentang pandangan Hitler atas masa depan Jerman dan bangsa Yahudi. Di tahun 1933 saat berada di puncak kekuasaan, karena isi buku tersebut menyebabkan peristiwa 'Holocaust'. Buku tersebut juga tersedia bebas di kantor-kantor sipil selama masa pemerintahan Nazi di Jerman.

(tia/mmu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads