Seniman Syaiful Garibaldi Bawa 'Kamus Terhah' di Art Stage Singapore 2015

Seniman Syaiful Garibaldi Bawa 'Kamus Terhah' di Art Stage Singapore 2015

- detikHot
Selasa, 20 Jan 2015 16:04 WIB
Seniman Syaiful Garibaldi Bawa Kamus Terhah di Art Stage Singapore 2015
Karya Syaiful Garibaldi
Jakarta - Perhelatan akbar Art Stage Singapore 2015 tinggal menghitung hari. Sebanyak 158 galeri seni dari 29 negara akan berpartisipasi memeriahkannya. Termasuk dari Indonesia. Seniman kontemporer Tanah Air terdaftar dalam line-up Art Stage yang ke-5 ini.

Salah satunya adalah lulusan seni rupa Institut Teknologi Bandung (ITB), Syaiful Garibaldi. Pria yang akrab disapa Tepu akan membawa karyanya 'Kamus Bahasa Terhah'.

"Saya akan bawa 'Kamus Terhah' dan drawing on paper di Art Stage besok," ungkapnya ketika dihubungi detikHOT, Selasa (20/1/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca Juga: Kata Buatan ala Seniman Tepu dari Tanaman Pakis

'Kamus Terhah' yang dimaksud Tepu adalah yang pernah dipamerkannya di eksibisi 'Typotopia' di Lotte Shoping Avenue pada Oktober 2014 lalu. Seniman yang selalu menggunakan bahasa sebagai medium dalam berkarya ini memang memiliki latar belakang Ilmu Biologi di Universitas Padjadjaran.

"Proyek bahasa dan tanaman menjadi ketertarikan saya dari simbol kematian dan hidup," ujarnya.

Dalam kamus tersebut terdapat 1500 kata dan akan terus berkembang. Art Stage Singapore 2015 yang akan dimulai pada 22 Januari 2015 mendatang, juga akan menghadirkan Tepu sebagai pembicara. Ia akan membicarakan mengenai 'Kamus Terhah' dan cara pembuatannya pada 24 Januari.

Sedangkan, karya satunya lagi adalah 'ABiogenesis: Terhah Landscape #9' dan 'Abiogenesis: Terhah Landscape #3' yang dibuat tahun 2014.

Secara teknis, karya tersebut dibuat dengan proses perendaman beberapa bagian kertas dengan cat akrilik cair sampai mengendap. Kemudian, dibuatkan detailnya dan ditambahkan spore print.

"Spore print itu pencetakan menggunakan spora yang jatuh dari jamur. Sama seperti karya sebelum saya," kata Tepu.

Seniman ini pernah mengikuti program residensi di Prancis di Centre Intermondes, La Rochele (2014). Di tahun yang sama, Tepu juga berpartisipasi dalam Art Basel Hong Kong dan Art Biennale di Taiwan. Serta di tahun 2012, Tepu pernah menerima penghargaan Karya Seni Terbaik dalam Bandung Contemporary Award #3.

(tia/mmu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads