8 Kartunis Timur Tengah Dukung 'Charlie Hebdo' Lewat Karya Seni (2)

8 Kartunis Timur Tengah Dukung 'Charlie Hebdo' Lewat Karya Seni (2)

- detikHot
Senin, 12 Jan 2015 18:24 WIB
8 Kartunis Timur Tengah Dukung Charlie Hebdo Lewat Karya Seni (2)
Dok.Huffington Post
Jakarta - Setelah dukungan atas kebebasan berekspresi dari kartunis sekaligus pencipta Alberit Uderzo, kini seniman dunia ikut mengecam aksi brutal dan penembakan terhadap Charlie Hebdo.

Kini, melalui media sosial para kartunis Timur Tengah mempublikasikan karya seninya. Berikut bagian kedua dari 8 seniman Timur Tengah yang ikut menyuarakan dukungannya lewat komik atas insiden 'Charlie Hebdo', seperti dilansir Huffington Post, Senin (12/1/2015):

Amr Okasha

Kartunis asal Mesir yang juga berprofesi sebagai penulis di Associated Press, BBC, The Economist, dan Washington Post ini juga mengecam akan tindakan dari penembakan di kantor redaksi Charlie Hebdo.

Beberapa waktu lalu, ia membuat karikatur yang mampu menggulingkan rezim Hosni Mubarak dengan analogi populer. Yaitu sebuah karikatur dengan simbol alis dari Hosni Mubarak.

Aimantoon

Kartunis yang berbasis di Saudi Arabia menciptakan sebuah karya seni tentang kekerasan di Gaza pada pertengahan musim lalu tahun lalu. Kartun 'Save Gaza' menampilkan kesenjangan antara tindakan dan simpati seorang remaja sambil menangis. Sketsanya juga berbicara mengenai kebebasan berekspresi dan kebenaran.

Baha Boukhari

Seorang kartunis asal Palestina juga ikut mendukung tindakan penembakan di Charlie Hebdo. Di tahun 2008, pihak berwenang Gaza menghentikan penerbitan surat kabar Al Ayaam, di mana ia bekerja sebagai karyawan.

Karya seninya dalam bentuk komik dinilai menghina Hamas. Boukhari dan dua kartunis senior lainnya dihukum pidana penjara. Publik Palestina pun berdemonstrasi di Ramallah.

Khalid Gueddar

Kartunis asal Maroko Khalid Gueddar ikut berpartisipasi dan mendukung kebebasan berekspresi. Ia pernah dihukum penjara karena menggambarkan anggota keluarga kerajaan Maroko. Ia pun dipecat dari dua jabatan harian nasional karena komik buatannya.
Halaman 2 dari 5
(tia/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads