"Pementasan kali ini akan menghadirkan gerakan-gerakan kontemporer," ucap sutradara sekaligus koreografer Kennya Rinonce kepada detikHOT baru-baru ini.
Tari kontemporer tersebut menggabungkan antara modern, postmodern, dan balet klasik. Sehingga nantinya akan tampak tidak berstuktur dan berantakan. "Bentuknya juga akan sederhana dan dekat dengan keseharian kita," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, setiap adegan-adegan juga banyak mendominasi dalam video mapping tersebut. "Setiap elemen yang ada di atas panggung, pada dasarnya menjadi satu kesatuan," ungkapnya.
"Kalau visual animasi itu juga cara kami buat menceritakan konsep cerita dan visualnya. Kalau memang ceritanya kuat, yah itu menjadi masukan buat kami," tambahnya lagi.
Pertunjukan 'Sunset Diety' ini melibatkan 12 pemain di atas panggung dan 33 orang tim produksi. Saksikan pada 23-25 Januari dengan dua pilihan kategori tiket, yakni Rp 50 ribu (reguler) dan Rp 100 ribu (VIP).
(tia/mmu)











































