Misteri Kematian Penulis Terlaris 25 Negara di Irlandia

Misteri Kematian Penulis Terlaris 25 Negara di Irlandia

- detikHot
Selasa, 06 Jan 2015 10:48 WIB
Misteri Kematian Penulis Terlaris 25 Negara di Irlandia
Novel pertama Marsha Mehran
Jakarta -

Teka-teki mengenai kematian penulis terlaris di 25 negara, Marsha Mehran masih belum terungkap. Pada April 2014 lalu, jasadnya ditemukan tak bernyawa di sebuah tempat pembuangan sampah dekat pondokan di Lecanvey, Pulau Mayo, Irlandia.

Ia adalah penulis terkenal kelahiran Teheran yang debut pertamanya 'Pomegranate Soup' mendapatkan pengakuan internasional. Di pulau tersebut, wanita berusia 36 tahun itu hidup sendirian di pantai barat Irlandia dengan harta hanya lima dolar.

Saat remaja, Mehran dan keluarganya pindah ke Argentina lalu ke Brooklyn, New York. Di tahun 1999, Mehran bepergian ke berbagai negara dan bertemu dengan pria yang kemudian menjadi suaminya, yang merupakan warga asli Irlandia, Christopher Collins.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah menikah, pasangan itu menetap di Pulau Mayo. Novel pertama Mehran menceritakan tentang tiga bersaudara kebangsaan Iran yang mencoba memenangkan sebuah kejuaraan di pedesaan Irlandia. Para kritikus sastra memuji karya tersebut.

Novel keduanya, 'Rosewater and Soda Bread' rilis pada 2008 silam. Di tahun itu, ia bercerai dengan suaminya. Sebelum kematiannya, ia diketahui sedang bekerja menulis karya ketiganya berjudul 'The Margaret Thatcher School of Beauty'.

Mantan suaminya mengatakan, Marsha sedang berjuang melawan setan dalam dirinya. "Saya pikir ia tinggal bersama dengan fantasinya dan menarik diri dari kehidupan nyata. Ia menjauh dari masyarakat sedikit demi sedikit," ucapnya dikutip berbagai sumber, Selasa (6/1/2015).

Dari pemeriksaan kematiannya, Mehran diketahui memiliki penyakit inflamasi usus dan riwayat sering muntah darah. Bulan lalu, novel ketiganya rilis. Sang ayah, Abbas mengatakan kondisi fisiknya makin parah selama lima tahun belakangan.

"Ia menderita fisik yang ekstrem dan sedang berjuang dengan kesadaran mentalnya. Ia menjadi sangat sakit sehingga tidak bisa berteriak minta tolong," ungkapnya.

Jangan lupa baca artikel-artikel di 100 Momen Selebriti!

(tia/mmu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads