Itu pula harapan dari Alberthiene Endah saat merilis buku terbarunya, 'Laki-laki dari Tidore' di Gramedia Matraman, Jakarta, Kamis (11/12/2014). Sebelumnya, sudah ada beberapa buku karya Alberthiene yang difilmkan.
"Banyak buku saya yang dilirik oleh sineas perfilman. Seperti Merry Riana dan lain-lain, maka untuk 'Laki-laki dari Tidore' saya berharap akan ada yang memfilmkannya. Bahkan saya mau menyodorkannya," katanya saat peluncuran buku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Harapan diangkat ke layar lebar tersebut, diakui Alberthiene membutuhkan kerja sama segala pihak. Kini, banyak production house yang sudah banyak melirik wilayah Indonesia bagian Timur.
'Laki-laki dari Tidore' merupakan novel yang mengangkat kisah hidup dan perjuangan seorang pria yang kemudian menjadi Walikota Tidore, Achmad Mahifa. "Semoga ya (bisa difilmkan), karena seorang Pak Achmad masih ada banyak di pelosok lainnya," pungkasnya.
Penulis kelahiran 16 September ini memulai karier menulisnya dariβ dunia jurnalistik. Sejumlah biografi pernah ditulisnya. Di antaranya 'Ani Bambang Yudhoyono: Kepak Sayap Putri Prajurit', 'Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar', 'Ken&Kaskus: Cerita Sukses di Usia Muda', 'Titiek Puspa Never Ending Diva', 'Seribu Satu KD' hingga biografi dari penyanyi legendaris Chrisye.
Salah satu novelnya yang berjudul 'Jangan Beri Aku Narkoba' mendapatkan penghargaan khusus dari Badan Narkotika Nasional dan meraih Gelar juara pertama Adikarya Award 2005 dari IKAPI.
(tia/mmu)











































