Hei, Anak Tangerang! Ini Pasar Modern Tiap Minggu Sore-Malam yang Nge-hits

Pamumingsolam Edisi 100

Hei, Anak Tangerang! Ini Pasar Modern Tiap Minggu Sore-Malam yang Nge-hits

- detikHot
Rabu, 26 Nov 2014 12:14 WIB
Hei, Anak Tangerang! Ini Pasar Modern Tiap Minggu Sore-Malam yang Nge-hits
Dok.Tia Agnes detikHOT/Pamumingsolam
Tangerang -

Jika Jakarta mempunyai Pasar Santa sebagai tempat nongkrong yang nge-hits bagi muda-mudi urban, maka kini kota Tangerang juga memiliki tempat kumpul-kumpul yang ngetren di kalangan remaja hingga seniman urban. Yuk, mampir!

Lokasinya berada di Jalan Kisamaun, Pasar Lama. Jalan ini merupakan salah satu pusat kuliner dan bersejarah bagi warga Tionghoa Tangerang. Hajatan besar-besaran ini disebut dengan 'Pamumingsolam' atau Pasar Muda Minggu Sore-Malam.

Akhir pekan lalu, bertepatan dengan edisi ke-100 Pamumingsolam, detikHOT berkesempatan mengunjungi acara tersebut. Di sana, sejak pukul 3 sore anak-anak muda dan para seniman sudah berkumpul.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berbagai lapak digelar untuk menjajakan barang dagangan yang mayoritas berasal dari industri kreatif dan karya seni. Seperti dari Baasman Syndicate, House of Horror, TheGaosGaos, HeyHello, Kopi X Darat, Lumintu, 'Cemprut', dan lain-lain.

Tak hanya itu saja, pameran fotografi, seni patung hingga street art juga memeriahkan hajatan ke-100 tersebut. Pamumingsolam awalnya berasal dari kebiasaan beberapa anak muda yang suka nongkrong di Jalan Kisamaun.



"Kami sering nongkrong di Tiang Art Gallery dan melihat toko-toko kok pada tutup tiap hari Minggu dan berinisiatif untuk membuat pasar sendiri, pasar kreatifnya anak muda Tangerang," ucap salah satu penggagas, Achmad Zulfykar kepada detikHOT, Minggu (23/11/2014) lalu.

Zulfy dari 'Hey Hello Teman Baik' menggagas 'pasar modern' itu bersama Edi Bonetski dari Sirkus Perkusi Tangerang dan pemilik Tiang Art Gallery, Yayat dan Nita. "Akhirnya kami merespons ruang dari toko-toko yang sudah tutup, dan hari ini mencapai edisi ke-100," tuturnya.

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa anak-anak muda Tangerang khususnya senimannya banyak yang sering berpameran di Jakarta. Kini, saatnya mereka berpameran di kota sendiri. Berbagai komunitas pun akhirnya ikut bergabung.

Setiap Minggu, Pamumingsolam hadir di pusat kota Tangerang hingga pukul 10 malam. Hajatan ini pun selalu mampu menjadi daya tarik bagi warga. Meski tak ada subsidi maupun dukungan resmi dari pemerintah kota, Pamumingsolam tetap eksis.

Ingin tahu lebih banyak mengenai Pamumingsolam edisi ke-100? Simak terus artikelnya di art&culture detikHOT hari ini!

(tia/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads