'A New Hope', Seni Lakban Andi Rharharha di Depan Istana Negara

'A New Hope', Seni Lakban Andi Rharharha di Depan Istana Negara

- detikHot
Selasa, 21 Okt 2014 13:45 WIB
A New Hope, Seni Lakban Andi Rharharha di Depan Istana Negara
Dok.detikFOTO/Instagram
Jakarta - Gegap gempita terpilihnya mantan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia masih bergaung hingga kini. Tak tanggung-tanggung majalah TIME memakai wajah Jokowi dengan tulisan 'A New Hope' sebagai sampul depan edisi 27 Oktober 2014.

Di perayaan pesta rakyat kemarin, jika Anda ikut merayakan dari sekitar Bundaran Hotel Indonesia (HI) hingga depan Istana Negara akan ditemui lakban bertuliskan 'A New Hope' dan 'I Love You'. Tapi sejak Senin pagi tidak diketahui siapa seniman pembuatnya.

Berita selengkapnya di sini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Siapakah pembuatnya? Seniman Andi Rharharha yang merupakan lulusan Seni Rupa Institut Kesenian Jakarta (IKJ) 2008 yang mewujudkan impiannya dalam karya tersebut.

"Ini tentang harapan baru buat Indonesia, buat presiden baru yang terpilih," ucapnya kepada detikHOT Senin (20/10/2014).

Andi aktif berkarya dengan menggunakan berbagai macam medium seperti instalasi, street art, video, art performance termasuk tape art atau dikenal dengan seni lakban. Melalui lakban-lakban tersebut, ia menyampaikan pesan tersembunyi di setiap karya terbarunya.



Seni lakban tersebut terdapat di beberapa titik, yakni Bundaran HI, Sarinah Thamrin, depan Istana Negara, dan di dalam Istana Negara dengan lakban bertuliskan 'I Love You'. "Ini pertama kalinya, warga bebas masuk ke dalam Istana Negara," tulisnya di akun Instagram.

Sebelumnya, saat Jokowi terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta, Andi membuat sebuah seni lakban yang mengkritik kebijakan coretan-coretan di tembok. Ia juga pernah membuat tulisan 'Bubarkan FPI'. Di Galeri Canna pada 2011 lalu, karya lakbannya yang bertuliskan 'Rharharha' dipamerkan.

Karya seni tape art ini menggunakan lakban untuk membentuk gambar atau pola tertentu. Sejak 2006 silam hingga sekarang, Andi tetap aktif mengatur agenda pameran seni urban, acara-acara sosial movement seperti 'Berbeda dan Merdeka 100%' dan sebagainya.

Untuk Presiden Terpilih Jokowi, Andi punya harapan baru terhadapnya. "Untuk Indonesia Baru terutama bagaimana membangun karakter bangsa revolusi mental melalui strategi partisipasi rakyat," katanya. Serta melalui seni budaya mampu menjadikan Indonesia lebih maju dan bermartabat.



(tia/tia)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads