Patung Bom Rajutan di Bawah Laut Digugat Aktivis Lingkungan

Patung Bom Rajutan di Bawah Laut Digugat Aktivis Lingkungan

- detikHot
Kamis, 21 Agu 2014 14:43 WIB
Patung Bom Rajutan di Bawah Laut Digugat Aktivis Lingkungan
Karya instalasi bom yang terbuat dari rajutan (Dok.Instagram)
Jakarta - Ada-ada saja yang dilakukan oleh seniman sulam asal Polandia, Agata Oleksiak atau akrab disapa Olek. Jika biasanya ia membuat karya seni instalasi yang dibuat dari sulaman, kini Olek kembali memamerkan karya terbarunya.

Pekan lalu Olek membuat patung berbentuk dinamit berukuran besar. Namun bukannya berada di daratan tapi Olek menaruhnya di bawah laut. "Saya ingin menyebarkan pesan bahwa ekosistem laut ada masanya juga, sama seperti bom waktu," ujarnya, dilansir media, Kamis (21/8/2014).

Menurutnya penggunaan bahan yang dipakainya adalah aman, ramah lingkungan dan warna-warnanya cerah menyerupai terumbu karang seperti merah, kuning, dan cokelat. Namun setelah instalasinya tersebut dipublikasikan ke akun Instagram @oleknyc dan situsnya banyak komentar negatif khususnya dari aktivis lingkungan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



"Percaya atau tidak, ada banyak kehidupan laut yang masih berkembang di sekitar tempat Olek menaruh karya seni. Kami simpulkan bahwa ia telah membunuhnya dengan banyaknya penyelam masuk ke dasar lautan," ungkap Direktur Museum Jaime Gonzalez.

Tapi Olek justru menantangnya untuk segera mengugatnya ke pengadilan. "Silakan saja jika ingin mengugat saya. Saya tidak bisa membayar mereka (para penyelam) untuk kembali merajut patung di dasar lautan."

Seniman yang tinggal di New York ini terkenal akan proyek-proyek seni rajutan hasil buatannya. Karyanya mengesankan seluruh pecinta seni sulam seluruh dunia. Termasuk saat ia memamerkan selimut rajutan untuk sebuah mobil.

Meski terdapat ancaman gugatan, Olek tetap akan terus mengkampanyekan kehidupan laut yang terancam punah. Belakangan ia baru saja bekerja sama dengan organisasi konservasi kelautan PangeaSeed.

(tia/mmu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads