Lakon 'Nyaris' menggambarkan sebuah ruang bawah tanah yang dahulunya dipakai sebagai gudang penimbun candu. Ruang dari batu yang oleh pemiliknya seorang peranakan Cina tersebut dipakai sebagai gudang dagangan dan sepen (penyimpan alat-alat yang tak dipakai lagi).
Di sana terdapat tong-tong kecap, karung beras, peti kosong, dan potongan kertas panjang yang berserakan di mana-mana. Pintu dengan dunia luar tak kelihatan. Ruang itu punya satu ruang lain berpintu kayu, yang kekar dan berdecit ketika dibuka dan ditutup. Di luar ruangan, Belanda melancarkan aksi politiknya dan semangat Indonesia untuk merdeka sangat menggebu-gebu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertunjukan ini tidak dipungut biaya apa pun dan digelar esok hari di Galeri Indonesia Kaya. Jangan sampai terlewat!
(tia/mmu)











































