Lautan Instalasi Bunga Tandai 100 Tahun Perang Inggris

Lautan Instalasi Bunga Tandai 100 Tahun Perang Inggris

- detikHot
Selasa, 05 Agu 2014 12:10 WIB
Lautan Instalasi Bunga Tandai 100 Tahun Perang Inggris
Jakarta -

Seniman Paul Cummins membuat seni instalasi yang menandai peringatan 100 tahun Perang Inggris. Karya yang berjudul 'Blood Swept Lands And Seas Of Red' akan menampilkan 888.246 tangkai bunga.

Satu tangkai mewakili satu nyawa yang hilang sebagai korban perang. Instalasi tersebut diresmikan hari ini. Pada 4 Agustus 1914, Inggris pergi berperang melawan Jerman. Selama empat tahun, tragedi mengerikan tersebut berlangsung.

Sepanjang itu sebanyak 750 ribu tentara Inggris menjadi korban peperangan dan jutaan warga meninggal dunia. Bunga poppy ini akan tumbuh selama musim panas dan akan ada hingga 11 November mendatang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Proyek seni ini terinspirasi oleh kata-kata dari Sir Edward Grey mantan menteri luar negeri Inggris yang sebelum perang mengatakan, "Lampu akan keluar di penjuru Eropa. Kita tidak akan melihat mereka menyala lagi dalam hidup kita," ungkapnya dikutip dari berbagai sumber, Selasa (5/8/2014)

Karya seni instalasi ini diresmikan di Tower of London. Semua warga Inggris pun ikut mematikan lampu rumahnya, kantor, dan gedung-gedung publik selama satu jam di pukul 10 malam waktu setempat.

Para peserta juga menyalakan lilin untuk memperingati momen tersebut. Sementara itu, hari ini lebih dari satu juta bunga poppy ditembakkan ke udara diikuti oleh upacara penghormatan yang dilakukan oleh Batalyon ke-4 Middlesex Resimen.Β 

(tia/tia)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads