Seperti dilaporkan oleh BBC, Khairanni atau akrab disapa Okka membacakan puisi yang diiringi dengan gerakan tubuhnya. Ia melumuri beberapa bagian tubuhnya dengan cat berwarna hijau.
Karya terbarunya ditampilkan dari 4 hingga 8 Agustus mendatang di festival tersebut. 'Eve and Mary are Having Coffee' merupakan kumpulan syair yang ditulisnya dalam kurun waktu tertentu. Ia banyak membicarakan tentang gender, disabilitas, dan perempuan muslim Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Usai tampil di South Killburn Studios banyak penonton yang mengapresiasi karyanya. Penampilan di Edinburgh ini baginya adalah kesempatan emas.
"Saya merasa bangga bisa tampil di salah satu festival seni terbesar di dunia," katanya.
Festival yang sudah diadakan sejak 1947 silam ini digelar sepanjang Agustus 2014 dan menampilkan 50 ribu penampilan dari seniman dunia di 299 titik kota Edinburgh.
Okka adalah penyandang disabilitas. Ia menyandang kelainan otot syaraf di beberapa bagian tubuhnya namun tak ingin aktivitasnya terkekang. Ia justru banyak menghasilkan karya melalui puisi dan pertunjukan seni.
(tia/tia)











































