Aktivis sosial yang juga bekerja untuk mempromosikan pencegahan HIV/AIDS sekaligus seniman asal Brasil Adriana Bertini membuat belasan gaun yang terdiri dari ribuan kondom rusak. Wah!
Kini, gaun-gaun dengan warna nyentrik dan eye catching tersebut sedang dipamerkannya di Konferensi AIDS Internasional, Melbourne. Proyek ini dinamakannya 'Condom Couture'.
Bertini mengatakan jika penggunaan bahan kondom sama seperti bahan lainnya yang diperlukan dalam membuat sebuah gaun. "Aku ingin sebuah karya seni yang mengingatkan orang tentang perlunya pencegahan ketika melakukan hubungan seks," katanya Kamis (24/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wanita berusia 43 tahun ini yang telah bekerja sebagai perancang busana ini menggunakan sekitar 80 ribu kondom dan 40 jenis teknik pemotongan ketika bekerja dengan lateks. "Gaun ini bukan untuk dipakai, tapi menyampaikan pesan yang saya rasakan."
Dengan mengubah kondom ke dalam 'seni fungsional' ia berharap mampu menginspirasi perubahan sosial dan hal yang tabu tentang penyakit ini. Belasan gaun karyanya juga telah dipamerkan di seluruh pameran fashion dunia seperti New York, Brasil, Shanghai, Portugal dan tujuan terakhirnya adalah Melbourne.
"Reaksi dari masyarakat juga banyak sekali. Ada yang berbisik, tertawa, tidak suka, dan mengatakan kondom tidak pantas dibuatkan menjadi gaun," katanya.
(tia/ron)











































