Akhir pekan lalu, Galeri Indonesia Kaya menggelar pentas 'Penculikan Dewi Sita'. Para penampilnya adalah Sanggar Paripurna-UNIMA Indonesia yang mengambil penggalan dari kisah Ramayana yang terkenal. Sebanyak 15 anggota asuhan I Made Sedia membawakan pertunjukan wayang listrik yang kaya akan unsur visual.
"Pertunjukan ini adalah eksperimen kami. Agar mengenalkan tontonan baru yang lebih segar ke masyarakat," ungkapnya dalam rilis yang diterima detikHOT.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bersama istrinya, Dewi Sita dan adiknya Lesmana, Rama memulai pengasingannya. Cobaan menerpa Rama dan Sita ketika Raja Rahwana memerintahkan maha patihnya yang bernama Marica untuk berubah wujud menjadi seekor kijang emas. Ketertarikan Sita terhadap kijang emas membuat Rama pergi untuk menangkap binatang tersebut.
Kesempatan ini diambil Raja Rahwana untuk menculik Sita dan diterbangkan ke Kerajaan Alengka. "Ini adalah inovasi wayang terbaru yang kami suguhkan kepada para pengunjung Galeri Indonesia Kaya," ucap Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation Renitasari Adrian.
(tia/mmu)











































