Ia berhasil menginterpretasikan sosok berusia 17 tahun ini sebagai simbol perempuan yang kuat, memiliki karakteristik yang berani dan sejajar dengan pria. "Aku ingin menggabungkannya dengan simbol barat," ujar Ronen.
Di sebelah mural Malala, ia menuliskan kalimat, "Yang saya inginkan adalah pendidikan dan aku takut itu tidak ada..."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mural Malala buatan Ronen tersebut dikolaborasikannya dengan simbol tradisional Amerika Serikat yakni 'Rosie the Riveter'. "Saya merasakan pastinya banyak yang tidak suka dengan mural Malala karena gambar yang saya buat. Tapi saya tidak merasa gelisah. Itu tak jadi soal," ungkapnya.
(tia/mmu)











































