Mulai dari foto yang berukuran besar hingga yang mengisi beberapa frame kecil. Menurut Fairuz, ia memang sengaja memampang banyak foto sang ayah, salah satunya untuk mengobati kerinduannya pada sang ayah.
"Kenapa saya mau pasang banyak foto papa, karena mungkin papa emang sudah enggak ada tapi saya masih merasa papa ada. Ingin mengabadikan foto-foto papa, sosok yang saya enggak bisa lihat secara langsung lagi. Kalau kangen saya cuma bisa lihat foto-foto papa" jelas Fairuz saat ditemui di rumahnya di Kota Wisata, Cibubur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kebetulan saya juga paling dekat dengan almarhum papa saya, mungkin bisa dibilang papa itu seperti soulmate saya. Banyak hal yang saya lewati bersama papa, saya apa-apa kalau cerita sama papa," tambahnya.

Tak hanya untuk kepuasan batinnya sendiri, Fairuz banyak memampang foto ayahnya agar anak pertamanya, King Faaz Arafiq bisa ikut merasakan bagaimana sosok kakeknya.
"Saya sebenernya ingin Raaz itu, walaupun enggak sempat melihat kakeknya tapi dia bisa merasakan kakeknya itu ada sama dia," ujarnya.

Faaz yang lahir pada 2 April 2012 lalu memang masih balita. Namun ia sudah memiliki kamarnya sendiri, di lantai dua rumah Fairuz dan Galih, terdapat dua kamar. Yang satu adalah kamar utama dan yang satunya lagi adalah kamar tidur dan kamar bermain Faaz. Kamar Faaz bernuansa biru, dengan beragam furniture di dalamnya, termasuk warna tempat tidur dan lemari pakaian Faaz.

Anak laki-laki ini memiliki banyak mainan di kamarnya. Namun Fairuz menjelaskan bahwa ia tidak suka bila banyak mainan yang bertumpuk dan terkesan berantakan. Maka hampir semua mainan Faaz tertata rapi di sebuah buffet. Faaz yang mengoleksi barang-barang dari karakter kartun Cars ini juga memiliki sebuah lemari dengan gambar karakter kartun tersebut.
"Mainannya itu banyak, tapi aku enggak mau kesannya numpuk jadi aku simpan di buffet untuk menata mainnya supaya enak dilihatnya," kisahnya.

(ass/hkm)










































