11 Seniman Australia Pamerkan Karya tentang Aborigin di Jakarta

11 Seniman Australia Pamerkan Karya tentang Aborigin di Jakarta

- detikHot
Jumat, 04 Jul 2014 15:02 WIB
11 Seniman Australia Pamerkan Karya tentang Aborigin di Jakarta
Dok.Tia Agnes/ detikHOT
Jakarta - Sebanyak 11 seniman Australia memamerkan 19 lukisan tentang penduduk asli negara mereka. Pameran bertajuk 'Message Stick: Indigenous Identity in Urban Australia' bercerita tentang beberapa perspektif yang rumit tentang suku Aborigin.

Pameran yang dibuka malam ini di D'Gallerie Kebayoran Baru akan digelar hingga 9 Juli mendatang. "Karya-karya ini diciptakan selama 25 tahun terakhir oleh beberapa seniman penduduk asli terdepan Australia," ujar Duta Besar Australia untuk Indonesia Greg Moriarty, Kamis malam (3/7/2014).

Pihaknya merasa terhormat mampu memperkenalkan kebudayaan Australia ke masyarakat Indonesia. Tak hanya mengenai suku Aborigin saja, namun pameran ini juga mengangkat isu stereotipe dan identitas budaya," ungkapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para seniman ini kebanyakan tinggal di daerah perkotaan seluruh Australia. Serta sudah dimulai pamerannya pada September 2012 termasuk India, Afrika Selatan, Thailand, dan Filipina.



"Banyak orang yang sudah mengenal dengan baik kesenian kontemporer penduduk asli Padang Pasir Barat dan Tengah," ujarnya.

Tapi di pameran 'Message Stick' ini ia menegaskan akan berbeda. "Banyak kisah-kisah yang pribadi di dalamnya selama tiga dasawarsa terakhir."

Pameran ini berlangsung bertepatan dengan NAIDOC yang digelar 6-13 Juli di Australia. Pekan ini merayakan sejarah, budaya, dan prestasi penduduk Aborigin dan Selat Torres.

Serta sebagai salah satu kegiatan Pemerintah Australia untuk menandai ulang tahun ke-40 Australia sebagai mitra dialog ASEAN.



(tia/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads