Pameran ini diselenggarakan dalam rangka 30 tahun Heri berkarya. Sebanyak 23 karya merupakan tiga dimensi yang mencakup instalasi, patung, dan objek.
Sisanya adalah karya dua dimensi dengan meliputi lukisan dan drawing.
"Pameran retrospektif ini mengangkat perjalanan saya dalam lima fase yakni sebelum 1980an, di era 1980an, awal 1990, sepanjang 1990 hingga 2000, dan dari 2000 sampai sekarang," katanya kepada detikHOT.
Berikut beberapa karya seni kontemporer Heri Dono yang dipamerkan di Art:1 New Museum Jakarta Pusat:
|
|
Pameran ini diselenggarakan dalam rangka 30 tahun sudah Heri berkarya. Sebanyak 23 karya merupakan tiga dimensi yang mencakup instalasi, patung, dan objek.
Sisanya adalah karya dua dimensi dengan meliputi lukisan dan drawing.
"Pameran retrospektif ini mengangkat perjalanan saya dalam lima fase yakni sebelum 1980an, di era 1980an, awal 1990, sepanjang 1990 hingga 2000, dan dari 2000 sampai sekarang," katanya kepada detikHOT.
Berikut beberapa karya seni kontemporer Heri Dono yang dipamerkan di Art:1 New Museum Jakarta Pusat:
Wayang Legenda
|
|
"Di awal berkarya saya memang terpengaruh oleh tokoh-tokoh panakawan di pewayangan. Fase berikutnya saya juga bikin animasi karena senang dengan konsep animisme," katanya.
Wayang Legenda
|
|
"Di awal berkarya saya memang terpengaruh oleh tokoh-tokoh panakawan di pewayangan. Fase berikutnya saya juga bikin animasi karena senang dengan konsep animisme," katanya.
Palace Guards
|
|
Dalam membuat karyanya, Heri memang selalu mengkolaborasikan bentuk manusia dan hewan. Serta objek imajinatif buatannya.
Palace Guards
|
|
Dalam membuat karyanya, Heri memang selalu mengkolaborasikan bentuk manusia dan hewan. Serta objek imajinatif buatannya.
Angels Falls From the Sky
|
|
Di bagian dadanya, terdapat kotak seperti robot. Jika dipencet tombol yang berada di atas lantai galeri, maka belasan instalasi tersebut akan bergerak dan mengeluarkan suara. Heri membuatnya di tahun 2008.
Angels Falls From the Sky
|
|
Di bagian dadanya, terdapat kotak seperti robot. Jika dipencet tombol yang berada di atas lantai galeri, maka belasan instalasi tersebut akan bergerak dan mengeluarkan suara. Heri membuatnya di tahun 2008.
Shock Therapy for Political Leader
|
|
Heri menceritakan jika karya yang dibuatnya tahun 2004 tersebut menceritakan para politisi yang tidak duduk di atas kursi. "Tapi sebenarnya posisi mereka itu di bawahnya," katanya.
Shock Therapy for Political Leader
|
|
Heri menceritakan jika karya yang dibuatnya tahun 2004 tersebut menceritakan para politisi yang tidak duduk di atas kursi. "Tapi sebenarnya posisi mereka itu di bawahnya," katanya.
Agent of Changes
|
|
Heri mempresentasikan pelukis Affandi, Raden Saleh, penyair Chairil Anwar, hingga pelukis Frida Kahlo dalam posisi jongkok seperti sedang buang air besar. Di bawahnya juga tergantung tinja. Maknanya adalah ketika dalam posisi ini, seringkali ide muncul dari ke-20 orang besar.
Agent of Changes
|
|
Heri mempresentasikan pelukis Affandi, Raden Saleh, penyair Chairil Anwar, hingga pelukis Frida Kahlo dalam posisi jongkok seperti sedang buang air besar. Di bawahnya juga tergantung tinja. Maknanya adalah ketika dalam posisi ini, seringkali ide muncul dari ke-20 orang besar.
Halaman 2 dari 12











































