"Dalam kesempatan ini saya ingin memperkenalkan budaya dan seni Korea Selatan kepada masyarakat Indonesia," ujar Director Korean Cultural Center, Kim Seok Gi saat jumpa pers di Museum Nasional, Selasa (3/6/2014).
Dalam pameran kali ini akan dipamerkan karya-karya mulai dari lukisan tradisional Korea, lukisan barat, lukisan pensil, foto, video hingga keramik. "Pertukaran budaya adalah jalan pintas untuk menjelaskan suatu negara."
Sama halnya seperti K-Pop yang kini sudah mendapat perhatian dunia. Namun, dunia kesenian Korea masih belum mendunia. Pameran 'Window of K-Art' kali ini digelar oleh Kedutaan Besar Korea Selatan dengan Korean Cultural Center Indonesia dan Symyo Gallery Korea.
Direktur Symyo Gallery Korea, Sunny Sung mengatakan banyak dari seniman Korea Selatan yang sudah mendunia. "Nama-nama sudah diakui hingga ke mancanegara," katanya.
Dari ke-16 seniman tersebut, karya seni yang dipamerkan mampu mempersentasikan kebudayaan dan nilai Korea. "Saya melihat Indonesia memiliki pemahaman seni rupa yang juga bagus. Karena K-Pop, musik Korea kami dikenal tapi untuk lukisan dan seni rupanya belum," ungkap Sunny.
Ke depannya, pihak Korean Cultural Center Indonesia akan menyelenggarakan pameran bersama dengan mahasiswa dari Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Sebelumnya pun, mereka pernah mengadakan pameran bersama seniman Korea Selatan di Jakarta.











































