detikHot

art

'Gatra Wayang Indonesia', Pelengkap Ensiklopedia Wayang Nusantara

Rabu, 21 Mei 2014 10:28 WIB - detikHot
Jakarta - Upaya melestarikan dan lebih memperkenalkan wayang kepada generasi muda sudah sering dilakukan. Kali ini, niat luhur itu dilakukan oleh penulis Solichin yang menulis buku 'Gatra Wayang Indonesia'. Seperti apa?

Siap melengkapi kepustakaan Tanah Air perihal ensiklopedia tentang wayang, karya Solichin membahas secara spesifik seputar jenis-jenis wayang yang jumlahnya sekitar 100 jenis, yang tumbuh dan berkembang di Indonesia.

Secara umum, buku ini merekam jejak wayang di Indonesia. Mulai dari sejarah perkembangan, peta persebaran, hingga pendeskripsian 11 ragam wayang yang mewakili ratusan seni budaya wayang dengan asal dan karakteristiknya masing-masing.

Pembaca akan diperkenalkan lebih dekat dengan wayang kulit Purwa Gaya Surakarta, wayang kulit Purwa Gaya Yogyakarta, wayang kulit Purwa Gaya Banyumas, wayang kulit purwa Gaya Jawa Timur, wayang kulit Parwa Bali, wayang Golek Sunda, wayang Sasak dari Nusa Tenggara Barat, wayang Palembang, wayang Banjar, wayang kulit Betawi dan wayang orang.

'Gatra Wayang Indonesia' juga mengulas tentang perkembangan cerita wayang di Indonesia serta misi yang ada di dalamnya. Pada umumnya, sumber cerita wayang dari Epos Ramayana dan Mahabrata. Tetapi, ada pula yang menggunakan cerita Menak yang disadur dari hikayat Amir Hamzah.

Ada juga yang menceritakan legenda seperti wayang Sigale-Gale dari Sumatra Utara. Semakin lengkap, buku ini juga mengulas berbagai organisasi atau lembaga yang bergerak di bidang pelestarian wayang.

Hingga kini organisasi resmi pewayangan yang telah berdiri yaitu Sena Wangi (Sekretariat Nasional Pewayangan Indonesia), bertugas mengkoordinasikan kegiatan pewayangan secara nasional, Pepadi (Persatuan Pedalangan Indonesia) yaitu organisasi profesi pedalangan yang beranggotakan dalang, pesinden, pengrawit, dan pengrajin wayang. Selain itu ada juga APA (Asean Pupperty Association), yang dibentuk untuk menggalang kerja sama di ASEAN, serta pada tingkat dunia terdapat UNIMA (Union Internationale de la Marionette).




(ich/mmu)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com