Pengalaman Syakieb Sungkar Jadi 'Detektif' Melacak Lukisan Palsu

Jejak Lukisan Palsu di Indonesia (4)

Pengalaman Syakieb Sungkar Jadi 'Detektif' Melacak Lukisan Palsu

- detikHot
Senin, 19 Mei 2014 12:55 WIB
Pengalaman Syakieb Sungkar Jadi Detektif Melacak Lukisan Palsu
Lukisan 'Pengantin Ali' karya S.Sudjojono adalah asli, yang kiri palsu (Dok.Tia Agnes/ detikHOT)
Jakarta - Di sela-sela pameran 'Jejak Lukisan Palsu di Indonesia' yang diselenggarakan di Galeri Nasional, Jakarta kolektor seni rupa Syakieb Sungkar menceritakan pengalamannya mengunjungi pelukis reproduksi karya maestro Indonesia. Kejadian pada 2012 lalu itu juga dituturnya dalam buku berjudul yang sama dan diluncurkan pekan lalu.

Syakieb menceritakan, usai geger lukisan koleksi dari Oei Hong Djien (OHD) Museum di Magelang, Jawa Tengah yang dibuka April 2012, ia bersama Amir Sidharta dan dealer lukisan palsu mengunjungi sebuah studio. Letaknya di kawasan Jakarta Timur.

Menurut sumber dari penjual tersebut, banyak lukisan-lukisan palsu yang tersebar adalah karyanya. "Katanya begitu dan kami mencoba menelusurinya," ungkapnya.

Ketika sampai di rumah berlantai dua, mereka dipersilakan masuk. Di lantai atas adalah tempat pelukis berinisial MY berkarya sesuai pemesanan kliennya. Di situ juga terdapat dua lukisan Hendra Gunawan.

Sang pelukis mengatakan ia memang menyukai karya-karya dari maestro Tanah Air, seperti Hendra Gunawan, S.Sudjojono dan terbiasa menerima pesanan dari siapa saja yang ingin dibuatkan repronya.

Namun, MY menyangkal bahwa ia yang membubuhkan tanda tangan. "Katanya, dia hanya yang disuruh untuk melukisnya. Lalu menjual dan dapatkan uang. Yang tanda tangan saya enggak tahu itu," ujar Syakieb.

Tak hanya soal tanda tangan saja, namun penjualan ke berbagai balai lelang maupun kolektor, menurut Syakieb, si pelukis juga tidak mengetahuinya. Di studio MY pun terdapat koleksi berbagai buku seni rupa dan katalog-katalog pameran maupun balai lelang.

Seperti lukisan Hendra Gunawan yang berjudul 'Bakar Jagung' dan terdapat dalam katalog lelang Larasati. Pelukis bilang kalau itu adalah karyanya. "Tapi asapnya saya tambah-tambahi, jadi lebih ramai," ujar pelukis seperti yang dimuat dalam buku.

Bahkan, kata Syakieb, MY juga menunjuk terdapat satu lukisan di katalog Balai Lelang Christie's yang merupakan reproduksi buatannya. Judulnya 'Orkes Mutiara' karya S.Sudjojono.

"Pemalsuan ini sudah begitu sangat terstruktur. Semua pihak banyak yang terlibat. Apa yang saya datangi waktu itu, hanya sebagian kecilnya saja, masih banyak pemalsu lainnya dan belum terdeteksi," kata Syakieb.

Amir Sidharta pun sempat merekam video selama 38 detik yang berisi cara pembuatan lukisan reproduksi versi MY. Mereka mengunggahnya ke Youtube dengan judul 'Belajar Menjiplak Lukisan'.



(tia/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads