"TV sekarang kan makin tipis makin canggih gitu yah. Tapi kalau aku, selama masih bisa nyala ya enggak usah ganti," jelasnya kepada detikHOT (16/04/2014). "Orang-orang pada suka pakai tv di bracket ke dinding, tapi menurutku sayang soalnya wallpaper-nya harus dijebol dulu."
Fifie pun lebih banyak membeli mainan untuk aktivitas anak semata wayangnya, Alonso, dibanding membeli game-game konsol dengan teknologi terkini. Fifie menjelaskan ia memang lebih suka melihat putranya punya kegiatan yang aktif. Maka ia menyadiakan mainan dari mulai sepeda, ayunan, kereta-keretaan, mobil-mobilan, wah pokoknya beragam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagian besar mainan Alonso terletak di lantai dua. "Mungkin karena baru anak pertama ya, dan dia juga cucu pertama, jadi semua pada kaget kali ya," ujarnya.
Fifie termasuk khawatir dengan perkembangan anak-anak sekarang yang rekat dengan gadget dan berbagai mainan canggih. "Anak-anak sekarang kalau gedean dikit sukanya gadget, sebenarnya aku tidak setuju mainan gadget, aku lebih senang anak itu main sepeda."
Namun suami Fifie, termasuk yang ingin anaknya tidak gagap teknologi. "Kita sempat bersitegang sih, karena anak masih kecil sudah dikasih gadget, tapi kata suami saya anak-anak temannya sudah jauh lebih canggih, kalau tidak main gadget malah ketinggalan," jelasnya.
Daripada ribut, ia pasrah sembari mengimbangi perkembangan anaknya untuk tetap beraktivitas dengan mainan yang membutuhkan upaya fisik. "Yang penting masih diimbangi sama mainan aktifitas fisik. Karena kasian ya anak kecil cuma mainan gadget di dalam kamar, jadi introvert. Seharusnyakan anak kecil banyak main di outdoor."
Menurut Fifie, ia yang lahir dan tumbuh besar di Pontianak sejak kecil biasa main di luar. Ini yang juga membuatnya kaget, melihat anak-anak sekarang lebih suka main di dalam rumah dengan gadgetnya.
Fifie juga lebih sering menghabiskan waktunya di lantai atas rumahnya, karena mainan sang anak kebanyakan ada di lantai dua. Ia juga merasa harus pasang mata atas aktifitas anaknya. "Alonso tuh banyak di atas, jadi aku juga harus di atas memantau dia. Anak kecilkan kalau main suka berlebihan, jadi aku agak seram yah, dan agak riskan juga kalau punya anak kecil tinggal di rumah tingkat," ujarnya.
(ass/utw)











































