Ya, Toeti menceritakan hal ini dilakukannya ketika membeli lukisan dari maestro pelukis Indonesia, Affandi. "Saya lupa harganya berapa tapi yang diingat lucunya saya pernah nyicil," katanya kepada detikHOT usia pembukaan Galeri Cemara 6 menjadi museum pekan lalu.
Selain lukisan milik Salim, penulis yang kini berusia 81 tahun ini juga banyak mengoleksi karya dari Kartika Affandi. Sampai sketsanya juga dibeli Toety.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kayaknya kalau dijual lagi, sayang yah. Buat publik saja yang mau lihat koleksi-koleksi saya. Bebas terbuka untuk umum, enggak ada yang enggak boleh dilihat," jelasnya.
Baru-baru ini, ia juga menghadiri pembukaan pameran dari karya Yanuar Ernawati di Taman Ismail Marzuki. Di sana, lantaran kenal dan menyukai karyanya, Toeti mendapatkan diskon sekitar 30 persen.
"Kalau harga dipotong gitu sama pelukis yang sudah dikenal rasanya senang sekali. Belinya pun enggak berat," ujarnya.
Kini di bangunan seluas 1500 meter persegi yang terdiri dari penggabungan dua rumah itu, siapa pun boleh mengunjunginya laiknya sebuah museum seni. Para pengunjung cukup membayar tiket masuk seharga Rp 10 ribu.
Maka, Anda akan bisa melihat 300 koleksi dari 60 perupa Indonesia milik Toety Heraty dengan bebas. Museum bersejarah di tengah kota ini pun, pastinya akan memikat para pecinta seni untuk segera mengunjunginya.
(tia/utw)










































