Jika karya-karya ThedeoMIXBLOOD memakai mainan bekas dan menyusunnya menjadi patung yang nyeleneh, berbeda halnya dengan Indieguerillas. Pasangan seniman ini justru membuat karya instalasi menggabungkan 18 karakter dengan aksi elektrik, cahaya, dan sensor.
Ketika didekati, instalasi tersebut bergerak sendiri dan pada bagian tertentu akan menyala-nyala. Mereka menamakannya 'Floating Mass #3'.
Di sana, terdapat bentuk punakawan wayang, kartun Mickey Mouse, dan karakter lainnya. Santi Ariestyowanti mengatakan simbol-simbol inilah yang biasa digunakan dalam karyanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maksud dari karya ini adalah menggambarkan bagaimana interaksi masyarakat Indonesia dengan kebudayaan global secara umum. Memang mayoritas karya dari Indieguerillas menggunakan karakter punakawan dan wayang.
"Karena tema karya Indieguerillas hingga saat ini memang selalu menyoroti relasi antara masyarakat umum (Indonesia) dengan budaya global, interaksi, benturan juga kemungkinan sintesa di antara keduanya," ujarnya.
Kelompok seniman asal Yogyakarta ini dibentuk pada 1999 oleh Santi Ariestyowanti dan Dyatmiko Bawono. Sejak saat itu, sudah puluhan pameran bersama dan tunggal yang sudah diikuti mereka.
Namanya juga sudah terkenal seantero negeri dan kolektor dunia. Dalam waktu dekat, mereka juga akan mengikut Fermented in Indonesia di Mizuma Gallery Singapura dan berpartisipasi pula di Art Basel Hong Kong melalui Arndt Gallery.
Dalam karya 'Floating Mass #3', kurator pameran Traversing Culture Jeong-Ok Jeon mengatakan karya ini menunjukkan pengaruh dari budaya pop barat.

"Saat pertama saya datang ke studionya, karya ini hanya instalasi statis. Tapi saya rasa akan jauh lebih menarik jika ada gerakan dan sentuhan interaktif ke pengunjung," katanya.
Oleh karena itu, ada beberapa bagian yang menyala bercahaya tapi ada juga yang diam tak bergerak sama sekali. "Mungkin senimannya sengaja membuatnya seperti itu, untuk estetika karya saja."
Karya 'Floating Mass #3' bisa dilihat di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia west mall hingga akhir bulan ini. Cobalah mendekati karya ini, mungkin Anda akan kaget karena tiba-tiba ia bergerak sendiri tanpa ada tombol yang ditekan.
(tia/utw)











































