Biasanya karya-karya Mapplethorpe adalah foto-foto monokrom dari model pria tanpa busana. Sementara Rodin dulu adalah pelopor patung-patung modern di pertengahan abad ke 19-an. Beberapa maha karyanya diantaranya adalah 'The Thinker' dan 'The Kiss'.
Menurut kurator pameran, Helena Pinet, ada banyak alasan valid untuk menyandingkan karya Rodin dan Mapplethorpe. Selain bahwa karya keduanya banyak menyulut kontroversi dalam masyarakat karena kejujuran dalam mengungkapkan seksualitas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kesamaan karya Rodin dan Mapplethorpe lumayan mengejutkan. Mulai dari karya Rodin 'The Walking Man' -- patung tanpa lengan dan kepala -- yang punya banyak kesamaan dengan karya Mapplethorpe berjudul 'Michael Reed'. Hanya saja karya foto Mapplethorpe berupa seorang pria yang sedang melangkah dengaan kaki dan kepala yang lunglai hilang dalam bayangan.
Pinet menegaskan bahwa Mapplethorpe diketahui tak pernah membicarakan karya-karya Rodin. Dia hanya dikenal sebagai fotografer yang mumpuni. Tapi sebagai lulusan sekolah seni klasik dan sahabat kurator New York's Metropolitan Museum of Art, Pinet yakin Mapplethorpe mengenal Rodin.
Sebanyak apapun kesamaan yang muncul, perbedaan yang ada juga cukup mengejutkan. "Mapplethorpe adalah seorang fotografer yang terobsesi pada simetri, geometri, dia mengendalikan semua aspek, cahaya, tak ada improvisasi dalam karyanya," kata Pinet. "Sementara Rodin sebaliknya, dia langsung berkarya dari sesuatu yang sensual. Dia memperlakukan karyanya seperti eksperimen."
(utw/utw)











































