Semangat Bak Usia 30 Tahun, Putu Wijaya Ngebut Melukis

70 Tahun Putu Wijaya (4)

Semangat Bak Usia 30 Tahun, Putu Wijaya Ngebut Melukis

- detikHot
Senin, 07 Apr 2014 11:12 WIB
Semangat Bak Usia 30 Tahun, Putu Wijaya Ngebut Melukis
(dok. Teater Mandiri)
Jakarta - Setelah puluhan tahun bergelut dalam bidang teater dan menulis, kini Putu Wijaya beralih menjadi seorang pelukis. Ia tak hanya bermain dengan cahaya dan bayangan namun Putu membuat medianya sendiri di atas kanvas.

Ini merupakan mimpinya sejak tahun 1970an silam. "Bisa dibilang dahulu saya mengandaikan menjadi Van Gogh, Rousseau, Chagal, Margret, dan Dali," ujarnya kepada detikHOT di rumahnya Astya Puri 2, Ciputat akhir pekan lalu.

Kemudian ia berubah ingin menjadi seperti Hemingway, Pasternak, dan Samuel Beckett. Kanvas kembali ditinggalkannya usai melukis perahu pada 1974.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika reformasi dan kegiatan perekonomian menurun, ia kembali bermain dengan kanvas dan cat. Sebuah karya bergambar pohon dengan penuh warna hijau dedaunan menghiasi kamar tidurnya.

Setelah 12 tahun berekspresi dengan dunia teater, dan berkeliling ke dalam maupun luar negeri. Hasratnya kembali membuncah. Putu menjadi sangat lapar dengan lukisan.



Dalam waktu beberapa bulan ia melukis belasan lukisan. Padahal usai keluar dari rumah sakit, pendiri Teater Mandiri ini hanya mempunyai waktu kosong empat hari dalam seminggu yakni Selasa, Kamis, Sabtu, dan Minggu.

Sisanya ia pergunakan untuk fisioterapi di Rumah Sakit Siloam Karawaci dan akupuntur di kawasan Warung Buncit. Terkadang bila akhir pekan, Putu juga disibukkan dengan latihan teater, seperti saat detikHOT mengunjunginya.

Namun, semangatnya tak luntur. Meski akan menginjak 70 tahun pada 11 April mendatang, Putu selalu merasa berusia 30 tahun.

"Saya ingin melakukan apa yang ingin dilakukan. Saya ingin melukis, menulis, membuat lakon seperti saya masih 30 tahun," jelasnya.

Dokternya pun tidak melarang dengan bejibun aktivitas seninya. Justru, kata Putu, profesor yang merawatnya selama ini menganjurkannya jangan berhenti beraktivitas.

Menurutnya, ada pasien yang sepertinya justru tambah sakit dan raut wajahnya murung karena tidak beraktivitas. "Saya tidak mau. Selama saya masih hidup, saya ingin terus berkarya."

Kini, berbagai bidang dalam seni rupa sudah dilakoni Putu. Namun, ada beberapa hal impian lainnya yang belum tercapai hingga sekarang. "Mungkin saya orangnya idealis. Bikin naskah buat orang seperti diteror. Jadi pelukis juga masih pemula, tapi masih ada yang ingin saya capai," ujar Putu.

Mau tahu apa impian Putu di usianya yang menginjak 70 tahun ini. Simak terus artikel detikHOT berikutnya.

(tia/utw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads