Kasihan Dinding Polos, Istri Sahrul Gunawan Buat Relief Unik di Tepi Kolam Ikan

Rumah Gaya American Klasik Sahrul Gunawan-Indriani (5)

Kasihan Dinding Polos, Istri Sahrul Gunawan Buat Relief Unik di Tepi Kolam Ikan

- detikHot
Jumat, 04 Apr 2014 11:18 WIB
Kasihan Dinding Polos, Istri Sahrul Gunawan Buat Relief Unik di Tepi Kolam Ikan
(Dok.Asep/detikHOT)
Jakarta - Ibarat oase padang pasir, mungkin itu perumpamaan yang cocok bagi taman di dalam rumah Sahrul Gunawan. Letaknya persis berada di belakang, dekat dengan ruang makan dan kamar tidur utama.

Meski tergolong ruangan kecil, namun ketika atap di atas taman dibuka, cahaya matahari akan masuk dan menerangi ruang di sekitarnya. Termasuk suara gemiricik air dari kolam ikan di dalam koi.

Apalagi Indri sengaja menanam rumput hijau di dalam taman tersebut. Sehingga taman yang dikelilingi oleh dinding dan pintu kaca ini akan membuatnya terkesan asri. Wow!

Kesejuknya taman ini akan membuat setiap tamu yang berkunjung akan betah. Indri menceritakan ide pembuatan taman unik ini.



"Aku lihat taman-taman di rumah town house ini hanya buat air terjun di dinding taman, atau kolam saja. Nah, kalau dikasih taman tapi dinding enggak diapa-apain kasihan," katanya kepada detikHOT.

Lantaran ingin membuat desain kamar yang berbeda, ia pun menyiasati dindingnya. Dinding putih tersebut seperti pancaran bundaran air yang ada porosnya. Bentuk itu ada hingga ke dinding taman yang paling atas.

Tadinya, kata Indri, ia ingin membuat seperti batu alam yang diukir. Sayangnya harga per meter nya mahal dan ia kembali mengurungkan niatnya.

"Semeternya sudah berapa jutaan gitu. Inget suami katanya harus low budget, akhirnya aku pikirin caranya sendiri," katanya.

Indri pun mencari tukang furniture bebatuan yang bisa membuat cetakan melingkar itu. "Bentuknya kaya kayu memanjang itu. Setelah disemen dan agak lembab diputer terus sampai ke atas."



Teknik ini lumayan meminimalisir budgetnya. Ternyata ia berhasil membuatnya menjadi nampak unik. Taman ini, menurut Indri sudah direnovasi satu kali yakni pada kolamnya.

Tadinya ia hanya membuat kolam dengan air yang jatuh ke bawah. Namun, kolam jenis ini membuat rumahnya jadi berisik. Akhirnya, ia mengubahnya.

"Anak-anak sudah gede pada minta ikan koi. Akhirnya aku ubah jadi kolam ikan koi dan ternyata itu ada aturan kolam khususnya," katanya.

Di antara semua ruangan, taman ini termasuk yang menjadi favorit bagi ketiga anaknya bermain. Sekaligus menjadi pemandangan yang membuat adem mata bagi Sahrul dan Indri. Mereka pun bisa melihat dari balik kamar tidur utama dan ruang makan yang merupakan ruang favorit mereka.


(tia/utw)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads